KECELAKAAN KERJA DI TAMBANG MARMER, OPERATOR EXCAVATOR MENINGGAL DUNIA

oleh -25 views

Pangkep, – KembarOgi.com – Aktifitas tambang marmer di PT. DAYA PANCA MANDIRI MULIA yang terletak di kp. Mangilu desa Mangilu kecamatan bungoro pangkep pada hari senin 19 agustus 2019 pukul 15.20 wita tiba-tiba berhenti, dikejutkan dengan suara gemuruh.
Para pekerja tiba-tiba berhamburan kearah suarah gemuruh tersebut,setelah di cek ternyata seorang operator excavator bernama Ujang Sutrisno usia 55 tahun ternyata terjatuh dengan alat beratnya excavator dari ketinggian 100 meter.

Korban (Ujang) sedang menjalankan alat excavator PC-200 seperti biasanya, saat excavator yang digunakan korban memutar arah dan tiba-tiba terperosok dan meluncur kearah bawah dari ketinggian kurang lebih 100 meter,yang mengakibatkan excavator tersebut terbelah menjadi dua bagian dan tubuh korban tertimbun dengan bebatuan dan excavator yang jatuh tersebut.
Ungkap Bhabinkamtibmas desa mangilu Aipda Reski Faisal ,yang dengan cepat merespon laporan kejadian dan langsun berada di lokasi tambang.

Evakuasi korban berlangsung sampai setelah magrib. Hal ini dikarenakan tubuh korban berada di bawah reruntuhan batu dan alat berat, lanjut pak Reski Faisal.

Setelah di evakuasi, korban selanjutnya di bawa ke RSUD Batara Siang. Menjelang tengah malam korban baru di bawa kerumah duka di kp. Bulu Sipong Desa Bara batu Kecamatan Labbakkang.

Keesokan harinya selasa 20 agustus 2019 abis dhuhur, jenasah Almarhum Ujang Sutrisno di kebumikan.
Almarhum meninggalkan istri dan dua orang anak, satu putri berusia 20 tahun dan 1 putra kelas 3 SD.

Kami sangat mengharap putri dari almarhum bisa direkrut di perusahaan sebagai pengganti almarhum sebagai tulang punggung keluarga. Ungkap salah satu kerabat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ditempat terpisah kepala cabang Bpjs Ketenagakerjaan kab. Pangkep ibu Arminah Arsyad SE, MM merespon cepat kejadian kecelakaan kerja tersebut setelah mendapat informasi dari pihak manajemen perusahaan PT. Daya Panca Mandiri Mulia.
Kami telah mengecek data almarhum Ujang Sutrisno, dan perusahaan tempat bekerja almarhum dalam kategori aktif dan lancar pembayaran iurannya. Sehingga kami akan memproses secepatnya terkait santunan almarhum Ujang Sutrisno untuk diterima ahli warisnya. Penjelasan bu Arminah Arsyad.

Inilah pentingnya bagi pekerja dan perusahaan untuk menjalankan kewajibannya mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan. Karena Maut tidak bisa di tau kapan datangnya. Sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak bertambah beban penderitaan dengan adanya santunan ahli waris dari BPJS Ketenagakerjaan. Setidaknya bisa dijadikan modal usaha kedepan, dan anak almarhum yang masih sekolah akan mendapatkan santunan biaya siswa perbulannya.
Lanjut bu Arminah Arsyad.

(M.I.T)