DPW Nasdem Pasangkayu Cium Rencana Resign Kader

oleh -51 views

Pasangkayu- Rencana Pengurus DPD Nasdem Pasangkayu, yang resign dari struktur kepengurusan telah tercium oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sulbar.

Perihal itu diungkapkan oleh Sekertaris DPD Nasdem Pasangkayu, Karma saat konferensi pers di kediamannya. Katanya, gerakan mereka telah terpantau, sehingga DPW menginstruksikan untuk segera menyusun struktur baru dan pada puncaknya DPD Nasdem Pasangkayu di ketua oleh Andi Qusyairi yang dilantik oleh DPW beberapa pekan yang lalu di Mamuju.

” Sebelum mereka menyatakan mundur itu, DPW sudah mencium dan mengetahui pergerakannya, sehingga kami disuruh membentuk struktur baru, jadi kami itu tidak heran membaca beritanya yang terbit di beberapa media massa,” jelas Karma, Senin, 7 September.

Selain itu, statement mantan ketua DPD Nasdem, Amries Amier yang mengatakan bahwa 90 persen kader yang masuk dalam struktur itu mundur, Karma menegaskan, bahwa pernyataan itu keliru.

” Jumlah mereka saat konferensi pers itu cuman berapa orang saja, kemudian dalam pemunduran diri itu juga, masih ada teman – teman yang betul-betul loyal ke Nasdem masih besar, persoalan ditantadatanganinya surat pengunduran diri itu karena persoalan kebersamaan dan juga
mereka dibawakan, jadi semacam ada pemaksaan. Tapi setelah saya hubungi dan mendatanginya mereka masih siap bergabung ke Nasdem,” tutur Karma.

Terkait rekomendasi partai dimana mengusung pasangan Muhammad Saal – Musawir Azis Isham, sehingga menjadi penyebab Amries Amier dan kawan-kawan mundur, dimana dianggap tidak sesuai harapan mereka, menurut Karma, pernyataan itu sudah tidak sejalan hasil dari Kongres.

Dimana pada saat kongres itu, telah ditegaskan bahwa rekomendasi itu DPP yang menentukan. Kemudian pengurus DPD hanya membuka penjaringan bakal calon. Setelah dibukanya pendaftaran, ada tiga bakal calon mendaftar melalui DPD Nasdem Pasangkayu dan satu bakal calon mendaftar melalui DPW.

” Keempat berkas bakal calon itu diajukan ke DPP. Kemudian kenapa Haji Saal yang mendapatkan rekomendasi partai, karena saya juga membangun komunikasi dengan DPW dan DPP bahwa Haji Saal ini memenuhi kriteria apa yang diinginkan, dan yang paling mendasar itu, dua kali hasil survei dimasukkan oleh pak Saal, selalu unggul dari empat calon yang mendaftar, sehingga rekomendasi diberikan,” jelasnya.(Jamal)