212 CPNS di Sumpah, Ini Harapan Wali Kota Parepare

oleh -42 views

Parepare, Kembarogi.com – Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Parepare di laksanakan dilapangan upacara Kota jalan Bumi Harapan Kota Parepare, Selasa (8/9/ 2020).

Pelaksanaan acara pengambilan sumpah / janji Pegawai Negeri juga di laksanakan penanda tanganan berita acara pengambilan sumpah serta penyerahaan surat keputusan oleh Walikota Parepare, HM Taufan Pawe.

Pengambilan sumpah / janji Pegawai Negeri Sipil dari Calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 212 orang terdiri dari CPNS Formasi Umum sebanyak 188 orang, CPNS Formasi Honorer Kategori II sebanyak 9 orang, IPDN 6 enam orang, Penyuluh satu orang, Bidan 2 orang, Guru 5 orang dan Dinas Perpustakaan 1 orang.

Pengambilan sumpah / janji berdasarkan dengan Undang Undang No.21 Tahun 1975, UU No. 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 dan Surat Edaran No. 10/SE/IV/2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah / Janji PNS atau Sumpah Janji / Jabatan Melalui Media Elektronik / Teleconfrence pada masa status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni wakil wali kota Parepare H Pangerang Rahim, Sekertaris Da, forkopimda, ketua DPRD Kota Parepare.

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, mengaharapkan kepada seluruh PNS yang di ambil sumpahnya agar dapat memperlihatkan kesuritauladanannya sebagai cita cita PNS.

“seperti yang di gambarkan oleh Sekertaris Daerah Kota Parepare Iwan Asa’ad,” harapnya.

Selain itu walikota juga mengingatkan kepada PNS yang di lantik Agar memiliki jiwa PNS yang kuat dan tangguh sehingga mampu memahami sebagai abdi negara, abdi Pemerintahaan dan abdi masyarakat dengan mengedepankan pengabdian.

Seorang ASN harus mampu berkompetisi, mampu berinovasi untuk masyarakat, harus update, harus inovasi yang sifatnya kekinian, serta harus disiplin.

“kewajiban-kewajiban rutin agar melahirkan hak hak agar dapat diberi penilaian dari pejabat pembina kepegawaian,”katanya.

Buah pemikiran, karya, prestasi harus di pahami karena jabatan itu bukan hak, cuman penilaian secara objektif dan di kongkritkan dari pembina pegawai.

Momen hari ini sebagai evaluasi yang ada sekarang dan mereka itu akan ada masanya, semua jabatan mereka melalui proses penilaian dari hasil karya masing masing, ungkap walikota untuk menyemangati para PNS yang sudah di ambil sumpahnya.

“Namun walikota juga mengingatkan, hal Kepegawaian, walikota melihat titik lemah kepegawaian sampai hari ini ,dari sisi kedisiplinan PNS, karena kurangnya suri tauladan dari atasan yang sebagai atasan langsungnya,”ungkapnya.

Semoga ade- ade tidak dimanjakan
Tidak boleh ada alasan untuk tidak mengabdikan dirinya secara totalitas, Berintegritas dan dispilin, kemampuan dengan menegakkan etika dan prinsip akan melahirkan loyalitas.

“Jadilah pribadi yang kuat dan tangguh sebagai ASN, begitu banyak orang yang mau menggunakan baju korpri namun belum mendapatkan kesempatan,”harapnya.

Walikota juga meneruskan penyampaian Persiden Republik Indonesia di masa pandemic ini, yakni banyaknya klaster baru, yakni, klaster Perkantoran, sifat perintah untuk menegakkan protokol kesehatan, klaster keluarga, membantu edukasi, informasi tentang protokol kesehatan kepada keluarga, dan ke tiga sebagai klaster pilkada, pare2 sbg daerah lintas agar dapat terkendali covid 19.

Hal lain yang diungkapkan oleh Khaeruddin salah seorang PNS yang turut diambil sumpahnya mengatakan bahwa kami merasa bersyukur atas dilantiknya kami hari ini, agar kami menyakini diri sebagai abdi negara, abdi pemerintahaan, dan abdi masyarakat

Sesuai harapan walikota agar kami para PNS mampu menjadi pegawai yang kuat dan tangguh serta pengabdian diri kepada negara, InsyaAllah akan kami berusaha untuk membuktikannya lewat tugas tugas yang kami diberikan. Kata khaeruddin yang sekarang ini berkantor di Dinas PUPR Kota Parepare. (ar)