Hadiri Pesta Adat Mappadendang, Bupati Barru Ajak Masyarakat Melestarikan Kebudayaan di Kabupaten Barru.

oleh -12 views

Barru – KembarOgi. Com – Budaya Mappadendang merupakan salah satu kegiatan pesta adat yang dilakukan usai panen padi. Tradisi Mappadendang adalah sebuah tradisi unik yang dilakukan masyarakat Bugis sebagai wujud kesyukuran kepada Sang Pencipta atas rezeki berupa limpahan hasil panen padi yang diperoleh. Dan biasanya tradisi ini dilakukan setiap tahun setelah musim panen selesai.

Kegiatan ini dilakukan beberapa wanita dan laki-laki. Alat yang digunakan yaitu berupa sebuah lesung yang besar dan panjang serta beberapa alu digunakan pada masing-masing orang yang terlibat di dalamnya. Wanita di sini akan melakukan gerakan seperti menumbuk padi pada lesung, namun menciptakan irama yang sinkron/serasi antara tumbukan yang satu dengan yang lainnya.  Tradisi yang mulai jarang terlihat di era modern ini, dipentaskan masyarakat yang sosial ekonominya sebagai petani di Dusun Lapao Desa Binuang, Kecamatan Balusu Kabupaten Barru.

Berkat sinergitas dengan semua komponen masyarakat Di Desa Binuang sehingga acara mappadendang bisa terlaksana.

“Alhamdulillah kegiatan Mappadendang sudah menjadi event tahunan sehingga Desa Binuang sudah menganggarkannya, ungkap Andi Hendra Kepala Desa Kamiri.

Sementara itu Bupati Barru menuturkan bahwa mappadendang sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan panen di Lapao tahun ini sehingga acara mappadendang ini kembali dilaksanakan.

“Dibanding tahun lalu Luas Tambah Tanam (LTT) hanya 5000 HA tapi tahun ini sudah bertambah 7000 HA berarti ada kenaikan sekitar 2000 HA. Hal ini dilakukan agar petani tak pernah berhenti berbuat dan produksi pertanian terus meningkat” ajak Suardi Saleh diselah acara Mappadendang di Rumah Sao Soro Kannae Dusun Lapao ,Desa Binuang, Kecamatan Binuang, Kamis (09/09/2020).

Dirinya berharap Acara Mappadendang ini agar terus dilestarikan.

(Andri)