KPU Pasangkayu Jadwalkan Debat Kandidat

oleh -42 views

Pasangakayu – Ketua KPU pasangkayu Syahran Ahmad pada saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait terhadap rencana Debat antar kandidat peserta Pilkada Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (15/10/2020).

Syahran Ahmad, ketua KPU Kabupaten Pasangkayu, mengatakan bahwa
telah menjadwalkan debat antar kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati peserta Pilkada Pasangkayu.

“Untuk mempersiapkan pertanyaan – pertanyaan saat debat nanti, kami telah berkoordinasi dengan beberapa orang calon panelis, baik itu dari kalangan akademisi maupun praktisi serta dari lembaga penelitian,”kata Syahran.

Untuk debat ini, kata Syahran hanya ada dua kali. Pertama akan kami laksanakan pada tanggal 28 Oktober dan debat kedua pada tanggal 10 November. Jadi kami ambil itu dihari – hari pahlawan.

Materi pertanyaan disusun panelis nanti itu sesuai tema yang telah ditentukan oleh KPU yakni membangun kesejahteraan sosial, dengan mengupas isu ekonomi pertanian berbasis kerakyatan, masalah pengangguran, masalah lapangan kerja serta isu yang sementara booming sekarang terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kita akan menggali Visi dari semua Paslon yang relevan dengan tema yang kita angkat nanti yaitu membangun kesejahteraan sosial, termasuk itu pelayanan publik serta isu kekinian yang berkembang di masyarakat. Sementara untuk tema yang akan diangkat di debat sesi kedua, KPU belum menentukannya dan mereka lebih fokus untuk merancang serta mensukseskan debat sesi pertama.

Sedangkan peserta yang hadir nanti paling banyak 30 orang dan ditentukan oleh KPU. Pasangan calon tidak diperkenankan mengikut sertakan pendukung, relawan maupun partai pengusung. Jadi yang hadir debat nanti itu hanya Paslon serta yang diundang oleh KPU, sementara relawan, pendukung dan partai pengusung bisa menyaksikan secara live melakukan akun Facebook KPU Kab. Pasangkayu. Untuk tempat kami belum menentukannya, kami rencana di gedung milik Kodim dan sementara dikoordinasikan.

“Pembatasan orang hadir saat debat 28 Oktober mendatang, mempertimbangkan keamanan dan riak – riak dari Massa pendukung, serta menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya. (Jamal)