UMK Pangkep Tahun 2021 Rp. 3.239.148, Naik Sebesar 1,5% Di Masa Pandemi Covid-19

oleh -289 views

Pangkep-KembarOgi.Com-
Dewan Pengupahan Kabupaten Pangkep (Depekab) rapat penetapan Umk pangkep tahun 2021, bertempat dikantor Dinas Ketenagakerjaan kab.pangkep jalan sultan hasanuddin, senin 16/11/2020 jam 09.30 wita.

Ada yang berbeda dalam penetapan Umk Pangkep tahun 2021, yang biasanya sejak 5 tahun terakhir penetapan Umk berdasarkan PP 78 Tahun 2015 yang dasar perhitungannya berdasarkan Inflasi nasional +Produk Domestik Bruto (Pdb).

Mengingat faktor non alam yang terjadi saat ini akibat pandemi covid-19 yang sedang melanda di seluruh dunia bahkan indonesia.

Mengatasi dampak pandemi covid-19 tersebut, untuk kelangsungan hidup para pekerja dan pelaku usaha, menaker Ida Fausiah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: M/11/HK.04/2020 pertanggal 28 oktober 2020 tentang penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa covid-19 yang isinya upah minimum tahun 2021 besarannya sama dengan upah minimum tahun 2020.

Rapat penetapan Upah Minimum Kab.Pangkep tahun 2021 tadi berjalan sangat alot, mengingat kami teman-teman dari perwakilan unsur Serikat pekerja/buruh mengharapkan ada kenaikan sebesar 2% dari Umk pangkep tahun 2020, ucap Muh.Idris,SH (Unsur Serikat pekerja Fsp.Kep.Kspi).

Permintaan kami didasarkan walau ada surat edaran menaker tersebut, akan tetapi ada 5 gubernur yang menaikkan upah minimum. Yaitu Gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Bahkan untuk sulsel kenaikan Ump tahun 2021 naik sebesar 2%, Umk Makassar naik sebesar 2% ,begitu pun Umk Luwu Timur naik juga sebesar 2%, lanjut Idris.

Makanya kami juga mengharapkan kenaikannya sebesar 2% untuk Umk pangkep tahun 2021.
Dan setelah melalui perdebatan panjang akhirnya disepakati kenaikannya sebesar 1,5% sehingga Umk pangkep tahun 2021 sebesar Rp.3.239.148, tutup Idris.

(M.I.T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *